Sabtu, 25 Oktober 2014

Struktur Percabangan IF dan Switch Pada Borland C++


Struktur percabangan digunakan untuk memecahkan masalah yang mempunyai pernyataan yang banyak dan mengambil keputusan di antara banyaknya pernyataan yang ada. Dengan adanya sruktur percabangan ini kita dapat menyeleksi antara pernyataan satu dengan pernyataan lain dan mengambil keputusan dalam menyelesaikan suatu masalah dalam pemrograman.
Dalam borland C++ tersedia beberapa percabangan yang umum digunakan antara lain IF dan Switch. 
Untuk pernyataan IF terdapat beberapa macam bentuknya yaitu pernyataan IF, IF-ELSE, NESTED IF dan IF-ELSE Majemuk. Berikut Penjelasannya.

A. Percabangan IF
 

1. Pernyataan IF

Pengertian dari pernyataan if adalah jika kondisi bernilai benar maka pernyataan akan dikerjakan dan jika kondisi bernilai salah maka diabaikan.
Bentuk penulisan : 
if (kondisi)
  {
   ...pernyataan;
  }

2. Pernyataan IF-ELSE

Pergertian dari pernyataan if-else adalah jika kondisi bernilai benar maka pernyataan-1 akan dikerjakan dan jika kondisi bernilai salah maka pernyataan-2 akan dikerjakan.
Bentuk penulisan : 
if (kondisi)
  {
   ...pernyataan-1;
  }
else
  {
   ...pernyataan-2;
  }

3. Pernyataan NESTED IF

Pergertian dari pernyataan nested if adalah pernyataan if berada di dalam pernyataan if yang lainnya.
Bentuk penulisan :
if (syarat)
  {
    if (syarat)
       ...perintah;
    else
       ...perintah
  }
else
  {
    if (syarat)
       ...perintah;
    else
       ...perintah;
  }

4. Pernyataan IF-ELSE Majemuk

Pernyataan if-else majemuk sebenarnya serupa dengan nested if hanya saja penulisannya yang lebih sederhana.
Bentuk penulisan :
if (syarat)
  {
   ...perintah;
   ...perintah;
  }
else if (syarat)
  {
   ...perintah;
   ...perintah;
  }
else
  {
   ...perintah;
   ...perintah;
  }
B. Percabangan SWITCH

Pernyataan SWITCH-CASE

Pernyataan switch-case merupakan pernyataan yang dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan banyaknya alternatif dalam suatu masalah. Kegunaan switch-case sebagai pengganti if-else majemuk yang apabila dalam suatu masalah if-else majemuk tidak dapat menangani maka diganti dengan switch-case. Sederhananya jika if-else majemuk tidak dapat menyelesaikan masalah yang banyak alternatif maka kita menggunakan switch-case untuk menyelesaikannya.
Penggunaan khusus switch-case sebenarnya adalah untuk memeriksa data yang bertipe integer atau karakter.
Bentuk Penulisan :
switch (ekpresi)
{
  case konstanta-1:
          ...perintah;
          ...perintah;
          break;
  case konstanta-2:
          ...perintah;
          ...perintah;
          break;
default :
          ...perintah;
          ...perintah;
}
Demikian sedikit penjelasan dari saya, semoga bermanfaat ya netizen sekalian :)

0 komentar:

Poskan Komentar